Senin, 31 Januari 2011

Pengaruh cahaya matahari terhadap kecepatan pertumbuhan kecambah kacang hijau


BAB I
Pendahuluan
A.     Latar Belakang
Latar belakang penelitian “ Pengaruh cahaya matahari terhadap kecepatan pertumbuhan kecambah kacang hijau “ antara lain sebagai berikut:
1)      Pentingnya kecepatan pertumbuhan kecambah kacang hijau dikaitkan dengan banyaknya kebutuhan terhadp kecambah kacang hijau.
2)      Nilai jual kecambah kacang hijau dengan mutu dan kualitas baik lebih mahal dibandingkan dengan kecambah kacang hijau dengan mutu dan kualitas buruk.

B.     Rumusan Masalah
v  Adakah pengaruh cahaya matahari terhadap kecepatan pertumbuhan kecambah kacang hijau?

C.     Tujuan Penelitian
v  Untuk mengetahui pengaruh cahaya matahri terhadap kecepatan pertumbuhan kecambah kacang hijau.
v  Untuk mengetahiu bagaimana cahaya matahari dapatmempengaruhi pertumbuhan kacang hijau.

D.    Manfaat Penelitian
1)      Sebagai sumber informasi sebagaian masyarakat yang belum mengetahui pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau.
2)      Sebagai sumber informasi dalam pengembangan teknologi pertanian.

      E. Hipotesa
Ø  Menurut dugaan kami bahwa cahaya matahari dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan kacang hijau karena tumbuhan mempunyai klorofil untuk berfotosintesis.
Ø  Tumbuhan kacang hijau yang ditanam tanpa cahaya matahari hasilnya berbeda dengan tumbuhan kacang hijau yang ditanam dengan menggunakan cahaya matahari.
     
BAB II
Metode Penelitian
1. Identifikasi variabel
a. variabel bebas : Cahaya
b. variabel terikat : perbedaan kecepatan perkecambahan pada biji kacang hijau yang diukur   setiap hari
c. variabel terkontrol : Berupa jenis biji kacang hijau, suhu ruangan, intensitas cahaya yang sama
2. Langkah-langkah penelitian
a. populasi dan sampel
        pada penelitian kali ini, kita akan memilih populasi kacang-kacangan untuk dijadikan objek penelitian dan cahaya untuk faktor pendukungnya. Kemudian dari kacang-kacangan kia akan memilih kacang hijau sebagai sample, jumlah sampel penelitian adalah 3×7 bijikacang hijau. Dan, dari cahayanya kita memilihcahaya matahari langsung.
b. Alat dan Bahan yang akan diteliti
        pada sesi kali ini kami akan menyiapkan peralatan dan bahan-bahan yang akan kami gunakan dalam penelitian ini. Kami akan menyiapkan media tanam dan biji kacang hijau.
c. Tempat memperoleh Data
        setelah menyiapkan segala sesuatunya, selanjutnya adalah mempersiapkan tempat yang digunakan untuk memperoleh data. Dalam hal ini kami menggunakan rumah salah satu anggota kami yaitu novalia. Dan, pelaksanaan akan dilakukan dalam kurung waktu 7 hari. Dalam pene;itian ini kami menilai,meneliti,dan menanggapi tentangpengaruh media tanam pada perkecambahan biji kacang hijau.
d. Jadwal/Waktu
Tujuan : Mengetahui apakah benar ada pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau.
Tempat : Rumah Novalia ena
Waktu : Tanggal  19-26 september 2010
e. Alat yang dipakai / digunakan untuk memperoleh data
        untuk memperoleh data penelitian kami menggunakan peralatan berupa pensil,  ballpoin, kertas, komputer,penggaris, media tanam, kacang hijau.
f. Metodelogi Penelitian
        Metode Penelitian yang kami pergunakan  ini berdasarkan dari apa yang telah kita teliti dengan teknik observasi salama 1 minggu dan kami menggunakan pedoman dari buku paket BSE kelas X, buku paket dari penerbit Erlangga serta kami menggunakan internet dengan situs Google. Dengan semua yang telah kita lakukan akhirnya kita dapat manyelesaikan proposal kami.
       

BAB III
Data dan Pembahasan

1. Data pengamatan
Mulai menanam biji kacang hijau : 19 september 2110
Tempat
Minggu ke-
I
II
III
IV
V
VI
VII
Di Tempat Terang
1.1
2,3
2,9
4,8
6,0
6,2
7,3
Di Tempat Gelap
1,30
2,40
3,80
4,60
5,30
7,00
13,1

2. Analisa Data
Perbedaan data yang ditanam ditempatgelap dengan tempat terang :
1.Warna daun kecambah yang ditempat terang berwarna hijau sedangkan ditempat gelap warnanya kuning (pucat).
2. Pertumbuhan batang ditempat terang lebih lambat dari tempat gelap batangnya jadi bengkok karena mencarisinar matahari.
3. Di tempat terang arah pertumbuhannya ke arah matahari sedangkan ditempat gelap batangnya jadi bengkok karena mencari sinar matahari.
4. Warna batang di tempat terang hijau dan kuat sedangkan di tempat gelap warnanya putih susu dan rapuh.
5. Daun kecambah ditempat terang mengandung klorofil sedangakan di tempat gelap tidak.

3. Pembahasan
        Berdasarkan pengamatan yang dilakukan telah menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perkecambahan di tempat yang memiliki intensitas cahaya yang terang dan gelap. Hal ini menunjukkan bahwa gelap atau terangnya suatu tempat dapat mempengaruhi perkecambahan kacang hijau.
        Bedasarkan tabel diatas tentang perkembangan biji kacang hijau, tampak bahwa perkembangan peling cepat adalah perkembangan kacang hijau pada tempat yang gelap. Pada hari pertama pengamatan, dimasing-masing tempat menunjukkan bahwa biji kacang hijau belum menunjukkan perkembangan sama sekali. Selainitu, pengaruh zat auksin yang terdapat pada pada tumbuhan sangat mempengaruhi perkecambahan pada biji kacang hijau. Zat auksin pada tumbuhan berfungsi untuk pertumbuhan bagi tanaman dan menjadi penghambat pertumbuhan tanaman jika terkena cahaya matahari. Sehingga dapat dikatakan bahwa pertumbuhan tanaman di tempat gelap lebih panjang daripada ditempat terang karena zat auksin pada tempat gelap tidak terganggu fungsinya. Atau dapat dikatakan bahwa zat auksin tidak dapat bekerja secara maksimal jika terkena cahaya matahari, dan sebaliknya zat auksin dapat bekerja secara maksimal jika berada pada tempat yang cenderung lebih gelap.
        Cahaya yang ditanam di tempat gelap  akan tumbuh lebih cepat/tinggi daripada yang ditempat terang. Hal ini disebabkan karena pengaruh auksin (hormon tumbuhan yang mengatur pertumbuha sel di meristem ujung ) yang terdapat pada pucuk akan terurai jika terkena cahaya matahari. Namun, tumbuhan di tempat gelap akan tampak kuning, pucat, kurus, daunnya tidak berkembang, dan lama-lama akan mati setelah cadangan makanannya habis. Ini karena cahaya juga merangsang pembentukkan klorofil, tumbuhan di tempat gelap tidak dapat membuat klorofil dan akhirnya tidak dapat membuat makanannya sendiri( fotosintesis ).




2 komentar:

  1. Good job. Hasil percobaannya pun sama persis yang pernah saya lakukan.jadi,teori yang mengatakan pertumbuhan pada tempat gelap jauh lebih cepat ternyata benar adanya, karena hal tersebut sudah dibuktikan denagn percobaan yang nyata.

    BalasHapus
  2. That's a nice job. In other side, you not only to hear about teory,but you also seeking of their truth.
    Good.

    BalasHapus